Selasa, 27 Desember 2016

Arsitektur Family Komputer IBM PC


A.    Konfigurasi Mikrokomputer Dasar
           Berdasarkan UkurannyaBerdasarkan ukurannya, komputer digolongkan ke dalam micro computer (komputer mikro), mini computer (komputer mini), small computer (komputer kecil), medium computer (komputer menengah), large computer (komputer besar) dan super computer (komputer super). 1 Micro ComputerMicro Computer (Mikro Komputer) disebut juga dengan nama personal computer (komputer personal) . ukuran main memory komputer mikro sekarang berkisar dari 16 MB sampai lebih dari 128 MB, dengan konfigurasi operand register 8 bit, 16 bit, atau 32 bit. Kecepatan komputer mikro sekarang berkisar 200 Mhz sampai dengan 500 Mhz.Komputer mikro umumnya adalah single-user (pemakainya tunggal), yaitu satu komputer hanya dapat digunakan untuk satu pemakai saja untuk tiap saat.
1.      Chipset adalah set dari chip yang mendukung kompatibel yang mengimplementasikan berbagai fungsi tertentu seperti pengontrol interupt, pengontrol bus dan timer.
2.      Chip khusus yang di sebut koprosesor yang beroperasi bersama dengan CPU guna    meningkatkan fungsionalitasnya

B.    FAMILI IBM PC dan Turunannya
            Mengembangkan software – software yang sudah ada seperti UNIX dan WINDOWS. Oleh karena itu IBM sendiri merupakan sebuah perusahaan bukan system operasi, hanya saja IBM mencoba mengembangkan OS yang telah ada seperti OS dari UNIX dan LINUX.IBM PC adalah sebutan untuk keluarga komputer pribadi buatan IBM. IBM PC diperkenalkan pada 12 Agustus 1981, dan "dipensiunkan" pada tanggal 2 April 1987. Sejak diluncurkan oleh IBM, IBM PC memiliki beberapa keluarga, yakni IBM (International Business Machines) merupakan sebuah perusahaan hardware yang: 
  • ·         IBM 4860 PCjr
  • ·         IBM 5140 Convertible Personal Computer (laptop)
  • ·         IBM 5150 Personal Computer (PC yang asli)
  • ·         IBM 5155 Portable PC (sebenarnya merupakan PC XT yang portabel)
  • ·         IBM 5160 Personal Computer/eXtended Technology
  • ·         IBM 5162 Personal Computer/eXtended Technology Model 286 (merupakan PC  AT)
  • ·         IBM 5170 Personal Computer/Advanced Technology
C.    Komponen IBM PC


o   Sistem kontrol BUS : Pengontrol BUS, Buffer Data, dan Latches Alamat
o   Sistem kontrol interuppt : Pengontrol Interuppt
o   Sistem kontrol RAM & ROM : Chip RAM & ROM, Decoder Alamat, dan Buffer
o   Sistem kontrol DMA : Pengontrol DMA
o   Timer : Timer Interval Programmable
o   Sistem kontrol I/O : Interface Paralel Programmable


Sumber :

SISTEM INPUT/OUTPUT (I/O)


  A.    Pengertian Sistem Input/Output (I/O)

I/O adalah Suatu perangkat yg berhubungan dengan sistem komputer dengan cara mengirim sinyal melalui suatu kabel atau bahkan melalui udara.

 I/O  merupakan salah satu komponen computer yang penting, I/O devices menjadikan komputer berguna bagi manusia, Sebuah sistem kontrol I/O bertujuan untuk memberikan bantuan kepada user untuk memungkinkan mereka mengakses berkas, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu penyimpanan. Kontrol I/O menyangkut manajemen berkas dan peralatan manajemen yang merupakan bagian dari sistem operasi.

·         Pengertian Input
              Input adalah perangkat yang digunakan untuk memasukkan data atau
perintah ke dalam komputer.
·         Pengertian Output
              Output yaitu perangkat keras yang berfungsi untuk mengeluarkan data yang telah diproses sehingga menjadi suatu informasi.

  B.    Sistem BUS
            Sistem bus atau bus sistem, dalam arsitektur komputer merujuk pada bus yang digunakan oleh sistem komputer untuk menghubungkan semua komponennya dalam menjalankan tugasnya. Sebuah bus adalah sebutan untuk jalur di mana data dapat mengalir dalam komputer. Jalur-jalur ini digunakan untuk komunikasi dan dapat dibuat antara dua elemen atau lebih. Data atau program yang tersimpan dalam memori dapat diakses dan dieksekusi oleh CPU melalui perantara sistem bus.

          Sebuah komputer memiliki beberapa bus, agar dapat berjalan. Banyaknya bus yang terdapat dalam sistem, tergantung dari arsitektur sistem komputer yang digunakan. Sebagai contoh, sebuah komputer PC dengan prosesor umumnya Intel Pentium 4memiliki bus prosesor (Front-Side bUS) , BUS AGP, BUS PCI, BUS USB, BUS ISA (yang digunakan oleh keyboard dan mouse, dan bus-bus lainnya.
         Bus disusun secara hierarkis, karena setiap bus yang memiliki kecepatan rendah akan dihubungkan dengan bus yang memiliki kecepatan tinggi. Setiap perangkat di dalam sistem juga dihubungkan ke salah satu bus yang ada. Sebagai contoh, kartu grafis AGP akan dihubungkan ke bus AGP. Beberapa perangkat lainnya (utamanya chipset atau kontrolir) akan bertindak sebagai jembatan antara bus-bus yang berbeda. Sebagai contoh, sebuah kontrolir bus SCSI dapat mengubah sebuah bus menjadi bus SCSI, baik itu BUS PCI atau BUS PCI Express.


  C.    Cara Kerja Sistem Bus
  •  Pada sistem komputer yang lebih maju, arsitektur  komputernya akan lebih kompleks, sehingga untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa buah bus.
  • Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus).
  • Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh bus yang berkecepatan lebih rendah yang terhubung dengan bus lain yang lebih cepat sampai ke bus utama. Untuk komunikasi antar bus ini digunakan sebuah bridge.

  D.    STANDAR INPUT/OUTPUT INTERFACE.

  •         Interface atau antar muka adalah Penghubung antara dua sistem atau alat media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainnya. Keluaran (output) dari suatu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainnya dengan melalui penghubung.
  •            Interface Aplikasi I/O
  •       Ketika suatu aplikasi ingin membuka data yang ada dalam suatu disk, sebenarnya aplikasi tersebut harus dapat membedakan jenis disk apa yang akan diaksesnya. Untuk mempermudah pengaksesan, sistem operasi melakukan standarisasi cara pengaksesan pada peralatan Input / Output. Pendekatan inilah yang dinamakan interface aplikasi Input / Output.
  •       Interface aplikasi Input / Output melibatkan abstraksi, enkapsulasi, dan software layering. Abstraksi dilakukan dengan membagi-bagi detail peralatan-peralatan Input / Output ke dalam kelas-kelas yang lebih umum. Dengan adanya kelas-kelas yang umum ini, maka akan lebih mudah untuk membuat fungsi-fungsi standar(interface) untuk mengaksesnya. Lalu kemudian adanya device driver pada masing-masing peralatan Input / Output, berfungsi untuk enkapsulasi perbedaan-perbedaan yang ada dari masing-masing anggota kelas-kelas yang umum tadi. Device driver mengenkapsulasi tiap -tiap peralatan Input / Output ke dalam masing-masing 1 kelas yang umum tadi(interface standar). Tujuan dari adanya lapisan device driver ini adalah untuk menyembunyikan perbedaan-perbedaan yang ada pada device controller dari subsistem Input / Output pada kernel. Karena hal ini, subsistem Input / Outputdapat bersifat independen dari hardware.
  •         Karena subsistem Input / Output independen dari hardware maka hal ini akan sangat menguntungkan dari segi pengembangan hardware. Tidak perlu menunggu vendor sistem operasi untuk mengeluarkan support code untuk hardware-hardware baru yang akan dikeluarkan oleh vendor hardware.
Pengaksesan Peralatan I/O
            1. Peralatan Input
  a.       Keyboard
  b.      Mouse
  c.       Joystick
  d.      Scanner
  e.       Lightpen
  f.       Trackball
  g.      Touch Sreen
  h.      Magnetic Ink Character Reader (MICR)
  i.        Optical Character Reader (OCR)
  j.        Optical Mark Recognition (OMR) Reader
             2. Perangkat Output
  a.       Monitor
  b.      Printer dan Plotter
  c.       Proyektor
  d.      Microform

            3. Peralatan Input / Output
  a.       Disk Drive
  b.      Tape Drive
  c.        Modem (Modulator Demudolator)
  d.       Ethernet
  e.       PCMCIA
  f.        Hub
  g.       Switch
  h.       Print Server
  i.         Input / Output Card (I / O Card)
  j.         SCII Card
  k.       Terminal
  l.         CD – Room (Compac Disk-Read Only memory)
  m.     CD-Read and writer
  n.       DVD-Room
  o.       DVD-Read and Writer


  
Sumber :


Sabtu, 29 Oktober 2016

CPU

Central Processing Unit (CPU) merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menajadi aspek penting dalam penerapan CPU.


A. KOMPONEN CPU

Komponen CPU terbagi menjadi beberapa macam, yaitu :
  1. Unit Kontrol yang mampu mengatur jalannya program. CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antarkomponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis intruksi tersebut.

ARSITEKTUR SET INSTRUKSI

Set Instruksi (bahasa Inggris: Instruction Set, atau Instruction Set Architecture (ISA)) didefinisikan sebagai suatu aspek dalam arsitektur komputer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Secara umum, ISA ini mencakup jenis data yang didukung, jenis instruksi yang dipakai, jenis register, mode pengalamatan, arsitektur memori, penanganan interupsi, eksepsi, dan operasi I/O eksternalnya (jika ada). 

ISA merupakan sebuah spesifikasi dari Pullman semua kode-kode biner (opcode) yang diimplementasikan dalam bentuk aslinya (native form) dalam sebuah desain prosesor tertentu. Kumpulan opcode tersebut, umumnya disebut sebagai bahasa mesin (machine language) untuk ISA yang bersangkutan. ISA yang populer digunakan adalah set instruksi untuk chip Intel x86, IA-64, IBM PowerPC, Motorola 68000, Sun SPARC, DEC Alpha, dan lain-lain. 

 ELEMEN - ELEMEN DARI SET INSTRUKSI 

  • Operation Code (opcode)    : menentukan operasi yang akan dilaksanakan.
  • Source Operand Reference  : merupakan input bagi operasi yang akan dilaksanakan.
  • Result Operand Reference   : merupakan hasil dari operasi yang dilaksanakan.
  • Next Instruction Reference  : memberitahu CPU untuk mengambil instruksi berikutnya setelah
    instruksi yang dijalankan selesai.

Sabtu, 08 Oktober 2016

Struktur Dasar dan Organisasi Komputer

Struktur Dasar Komputer

Fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen dalam struktur di atas adalah sebagai berikut:

1.Input Device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Contoh : keyboard

2. Output Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.